40 HARI BERSAMA PARA MURID, YESUS NGAPAIN?
"Kisah Para Rasul 1:3"
Pertanyaan tersebut sepintas terlihat sepele karena data-data Alkitab yang memuat peristiwa pasca kebangkitan-Nya sangatlah melimpah. Yesus setelah kebangkitan menampakkan diri kepada para murid yang sedang ketakutan, menikmati makanan yang disajikan – ikan goreng (Lukas 24:42-43) dan ikan bakar (Yohanes 21:12-14) – untuk membuktikan bahwa keberadaanNya di tengah-tengah mereka bukan hantu, dan memberikan kesempatan kepada Thomas untuk menyentuh tangan dan lambungnya yang telah terluka supaya dia percaya bahwa Yesus sudah bangkit.
Narasi Alkitab di atas berkaitan dengan bukti-bukti bahwa Yesus benar-benar bangkit. Kebenaran ini tidak bisa disangkal. Kubur kosong membuktikan Dia hidup. Tetapi, Lukas memberikan frasa yang sederhana namun sangat signifikan untuk menjelaskan apa yang dilakukan Yesus selama 40 hari bersama para murid. Yesus tidak sibuk menunjukkan diri kepada mereka: “Aku telah bangkit, loh.” Dia juga tidak asyik menikmati makanan mereka. Bahkan Dia tidak sedang menggunakan waktu itu untuk memanas-manaskan suasana hati para murid supaya semakin berlarut di dalam kesedihan akan kepergianNya. Dalam hal ini, kita sangat bersyukur atas catatan Lukas.
Demikian Lukas mencatat “Kepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.” Di sini Lukas tidak menyangkal mengenai bukti kebangkitan Yesus yang berulang kali menampakkan diri kepada para murid. Tetapi, Lukas mencatat isi atau konten ketika Yesus menampakkan diri atau hidup bersama dengan mereka. Mengenai hal ini Lukas mencatat “berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.
Kata kerja legon (berbicara) berkala present aktif dan partisipel yang menunjukkan bahwa pembicaraan itu berlangsung di kala Yesus menampakkan diri kepada mereka. Secara umum, kata Yunani lego berarti berbicara. Tetapi, dalam Thayer's Greek Lexicon disebutkan penjelasan spesifik mengenai pengertian kata lego yang setara dengan “menegaskan”, “menyatakan”, ‘mengaku’, “mengatakan”, “mengajar”, menasihati, memberi saran; memerintahkan, mengarahkan, menjelaskan dengan kata-kata. Dari kata lego ini, kita bisa memahami bahwa Yesus selama 40 hari terus menerus mengajar atau menyatakan para murid tentang Kerajaan Allah. Yesus tidak mau kehilangan momen memberitakan Kerajaan Allah selama rentang waktu yang diberikan Bapa kepadaNya dalam menjalankan misi surgawi.
Topik Kerajaan Allah merupakan tema sentral kedatangan Yesus ke dunia. Dengan lantang Yohanes Pembaptis menyerukan "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (Mat. 3:2). Berita yang sama diserukan oleh Yesus sejak pelayananNya hingga masa kebangkitanNya. Dia membekali para murid mengenai Kerajaan Allah untuk memiliki dan memberitakannya kepada dunia. Oleh karena itu, Lukas sebenarnya mempresentasikan kepada pembaca bahwa sentral pengajaran Yesus ialah Kerajaan Allah. Kita harus ditawan di dalam Kerajaan itu, menjadi warga dan ahli waris abadi sekaligus saksi akan semua karya Allah dalam meneguhkan KerajaanNya. Soli Deo Gloria. [Pdt. Mey Lawolo]