07 September 2026 · Oleh Vik. Iman Kudus Luaha, S.Th.

TUHAN YANG MEMEGANG KENDALI

Bagikan:

"Amsal 3:5-6"

Kebijaksanaan yang diperkenalkan kitab Amsal membawa kita pada pengertian sifat Allah yang mahabijaksana dan mahakuasa sehingga kita harus bergantung sepenuhnya kepadaNya yang mampu mencipta dan memelihara kita. Perjalanan iman kita tentunya banyak lika-liku kehidupan yang akan kita alami, masalah demi masalah yang datang silih berganti yang bisa saja menjauhkan kita dari Tuhan. Firman mengajak kita supaua memiliki bijaksana akan kuasa Tuhan yang memegang kendali seluruh kehidupan kita yang meyakinkan kita tidak kehilangan pengharapan. 
Kalimat yang umum kita dengar, ‘Tuhan yang memegang kendali’ sebenarnya mengandung makna yang sangat dalam. Pengamsal memberikan dua indikasi yang harus kita lakukan, yakni a) Percaya kepada Tuhan dengan segenap hatimu; b) Akuilah Dia dalam segala lakumu.
Mengapa kita mesti percaya kepada Tuhan dengan segenap hati? Sebab Dialah sandaran kita satu-satunya, karena Dialah yang memelihara kita. Itulah pasalnya. Adam Clarke menjelaskan bahwa kita harus percaya kepada Tuhan, karena: a) Tuhan adalah sumber segala kebaikan; b) Dia telah membuat makhluk-makhluk-Nya yang berakal bergantung kepada-Nya; c) Ia menghendaki agar mereka menyadari ketergantungan tersebut; d) Dia telah berjanji untuk memenuhi apa yang mereka butuhkan; e) Dia memerintahkan mereka untuk percaya pada janji-Nya, dan menantikan terpenuhinya janji tersebut; f) Dan untuk melakukan hal ini tanpa keraguan, ketakutan, atau ketidakpercayaan. Hal ini membawa kita mengerti bahwa kita tidak bisa hidup tanpa kendali Tuhan. Bilamana kita hidup dengan bersandar pada pengertian diri sendiri dan menentukan nasib kita sendiri pada tujuan kita, maka niscayalah semua akan berantakkan.
Tidak berhenti sampai di sana, kita juga harus mengakui Dia yang memelihara kita dalam rencana, tujuan, dan pekerjaan kita melalui doa supaya kita dibimbing dan didukung-Nya. Tidak sedikit orang memiliki semangat bekerja, tapi melupakan Dia yang menuntun kita dalam pekerjaan kita. Inilah yang mau diutarakan pengamsal supaya hati kita bertobat serta berdoa dengan sungguh-sungguh  sebagai bentuk pengakuan kita kepada Dia dalam segala yang kita lakukan untuk kemuliaan dan hormat bagi Allah, supaya hidup kita diluruskan-Nya dan dituntun untuk kemuliaan-Nya. Bila kita letakkan Tuhan berdaulat atas hidup kita, Dia akan memegang kendali atas hidup kita dan akan memberkati kita.