06 August 2026 · Oleh Admin

Hatiku Tenang karena Tuhan

Bagikan:

"Mazmur 62:1-5"

Pemazmur sangat jujur kepada Tuhan mengenai persoalan hidup yang dihadapinya. Dia tertekan dari kejaran dan kejahatan musuh-musuhnya. Mereka mau menjatuhkan dan meremukkannya. Secara fisik, mungkin saja dia bisa melawan tetapi dia memilih jalan yang terbaik.

Di sini Pemazmur menyaksikan kepada kita jalan yang dia tempuh. Jalan seperti apakah itu? Di ayat 1 disebutkan bahwa HANYA kepada Allah saja hatinya tenang. Di sekelilingnya terdapat musuh yang mau menerkam, tetapi hatinya tetap tenang karena ada Allah di sisinya. Ketenangannya bukan karena pasif, tetapi karena dia sudah menyerahkan seluruh persoalan itu di tangan Tuhan.

Pemazmur di sini menyatakan kepada kita bahwa persoalan hidup seperti ekonomi, kehidupan social, kesehatan dan pekerjaan sebenarnya tidak merongrong kita. Alasan yang dikemukakannya sangatlah jauh dari yang kita harapkan. Bagi Pemazmur, ketenangannya dalam menghadapi semua persoalan di atas hanyalah Tuhan. Dia percaya adanya persoalan ekonomi, kesehatan dan lain sebagainya, tetapi dia juga percaya bahwa ada Tuhan yang menyertainya menghadapi semua masalah tersebut. Dia tidak sendirian, sehingga dia tidak khawatir. Oleh karena itu, Mazmur ini mendorong kita untuk menyerahkan seluruh kehidupan kita di tangan Tuhan dan senantiasa berjalan bersama Tuhan. – Soli Deo Gloria.