FKUB Kabupaten Nias Gelar Seminar Moderasi Beragama bagi Remaja di Kecamatan Sogae'adu

Foto bersama

Berita 05 August 2026 · Oleh Admin

FKUB Kabupaten Nias Gelar Seminar Moderasi Beragama bagi Remaja di Kecamatan Sogae'adu

Bagikan:

Sogae'adu - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nias menyelenggarakan Seminar Moderasi Beragama bagi remaja di wilayah Kecamatan Sogae'adu pada Selasa, 4 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gereja AMIN Jemaat Sogae'adu dan diikuti oleh para pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK dari berbagai sekolah di Kecamatan Sogae'adu.

Seminar ini bertujuan membangun karakter generasi muda, khususnya Generasi Z, agar memiliki sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mampu hidup berdampingan secara damai dalam keberagaman agama, suku, dan budaya. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan menjadi agen perdamaian yang mampu menjaga kerukunan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Materi pertama disampaikan oleh Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nias dengan tema "Moderasi Beragama". Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa moderasi beragama merupakan cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang mengedepankan keseimbangan, toleransi, serta penghormatan terhadap perbedaan. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya menjauhi sikap ekstrem, menghindari ujaran kebencian, menghormati hak setiap orang dalam menjalankan keyakinannya, serta membangun semangat persatuan sebagai sesama warga negara. Generasi muda juga didorong untuk bijak menggunakan media sosial dengan menyebarkan konten yang menyejukkan, mempererat persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah.

Materi kedua disampaikan oleh Pdt. B. Zega, selaku Ketua II FKUB Kabupaten Nias, dengan tema "Love, Seks, & Dating". Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai makna kasih yang bertanggung jawab, pentingnya membangun hubungan pertemanan dan pacaran yang sehat, serta menjaga martabat dan masa depan melalui pergaulan yang bijaksana. Para remaja diajak untuk memahami bahwa kasih yang sejati tidak didasarkan pada nafsu atau tekanan dari lingkungan, melainkan diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga batasan, bertanggung jawab atas setiap keputusan, serta menghargai nilai-nilai moral dan agama. Selain itu, peserta juga diingatkan agar mampu menyaring pengaruh negatif media sosial dan pergaulan bebas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Seminar berlangsung dengan tertib, interaktif, dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja di era digital.

Melalui kegiatan ini, FKUB Kabupaten Nias berharap para remaja semakin memahami pentingnya moderasi beragama, memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi nilai toleransi, serta menjadi generasi yang mampu menjaga kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Nias.